Sabtu, 28 November 2015

Intermezzo

Well, udah ada beberapa tulisan nih tentang Bikin Film yang MD tulis... Tulisan ini secara murni berasal dari pengalaman dan pengetahuan MD pribadi loh, yang kemudian di combine dengan pengetahuan dan info dari internet (aka web lain).

Next MD akan kasih referensi produk serta tips simpel masih berhubungan dengan Bikin Film, tapi bukan promote ya... karena satu jenis barang ada beberapa macam merek dan perkiraan harga. Tempat belinya juga bakal MD kasih tau, asal nanya aja liwat email. Trus MD juga bakal kasih Review produk, yang Md rasa bagus. sekali lagi bukan promote, karena reviewnya bakal MD pilih dari banyak merek kok.

Yang jelas MD mau nyelesain beberapa post tentang info dan tips basic dulu, baru ke review. Trus kalo ada yang mau request untuk bahasan, silahkan email aj ya. Jangan lupa bantu share ya agar info yang MD tulis semakin beguna begi banyak orang. Terus berkarya dan semoga blog ini berguna.

Email : diazactnoend@gmail.com
and jangan lupa like fanpage blog ini untuk lebih banyak info n update dari dalam n luar blog.

Membuat Video yang Stabil Tanpa Shake, Ini Kuncinya!




Kita perlu membuat kamera siap untuk terus bergerak secara smooth atau halus. Walaupun kita sudah bisa menahan kamera agar bergerak halus, dan walau kita selalu mengambil gambar dengan wide angle. Kita tetap perlu yang namanya tripod atau monopod, untuk fungsi seriusnya lihat ini:

·         Quick release plate, dengan cepat melepaskan atau memasang kamera pada tripod atau monopod.
·         Fluid head, untuk pergerakan yang halus.
·         Bowl head, untuk membantu mendapatkan level dengan cepat.
·          
Note : Perhatikan tingginya, tripod murah biasanya tingginya tidak mencapai level mata kita. Tripod professional biasanya berbahan aluminium atau karbon fiber: aluminium lebih murah dan kokoh, kalo karbon biasanya bisa lebih panjang dan ringan.

Monopod adalah pilihan lain, monopod lebih cepat di setup, dang a banyak makan tempat, walau ya pastinya kudu dipegangin ga bisa mandiri. Monopod berguna lo di beberapa situasi, tapi bukan di situasi dimana kita perlu mengganti lensa dengan satu tangan.

 Biar lebih menyatu dan natural kita bisa lo nerbangin kamera kita di atas sabiliser. Profesional steadycam pasti mahal banget, tapi kita bisa dapetin yang lebih terjangkau untuk model yang yng lebih jadul dan merek yang tidak ternama.  Tapi steadycam ini susah susah gampang, kaya naik sepeda, kita hrus sering sering make baru tau.

 Trus kalo yang pake camcorder kecil atau smartphone, sekarang ada yangbaru yaitu electronic gimbal stabilizer yang make gyroscope sama sama motor yang bikin lebih enak lagi melayangnya. Semakin mahal semakin bagus dan otomatis, semakin murah semakin rapuh qualitasnya, dan berkurang otomatisnya jadi kudu di setup dulu.

Nah ada lagi yang namanya slider buat tracking shoot, jadi seolah olah shotnya kaya geser alus banget bukan panning ya. Sama crane shots, itu pake jib sistem. Sama kalo yang mahal bakal bagus dan tinggi trus kalo murah ya taulah. Nah crane shots sekarang banyak yang make drone.

Kemudian referensi alat lainnya silahkan ke sini 

Rabu, 25 November 2015

Beberapa Perekam Suara yang Bisa Dipilih untuk Membuat Video



Suara Film tu sama berharganya kayak gambar dari film itu. Ada banyak cara untuk menggunakan suara di dalam film, kita bisa memberitahukan di mana set kita dengan suara, menarik perhatian penonton pada bagian penting dengan suara, membangun atmosfhere atau mood melalui suara, dan sebagainya. Banyak ya,contohnya coba inget-inget lagi film horror yang sering kita tonton, kebanyakan dari film-film tersebut menggunakan suara untuk memberikan efek kejutan.

Tapi kadang-kadang dalam shoting, kita ga selalu bisa melakukan yang namanya merekam suara, atau kadang kita bisa merekam namun hasilnya sangat buruk karena kondisi set berangin atau terlalu crowd. Kalo begitu gimana?, kalo menurut saya kita lebih baik memalsukan suaranya daripada menyuguhkan suara original yang buruk. Kita bisa menumpuk suara yang buruk tadi dengan soundtrack music, atau kita bisa membuat suaranya sendiri secara terpisah.

Merekam suara dengan DSLR memang terdengar  simpel, itulah gunanya microphone di dalam DSLR kita. Tapi, menurut saya lebih baik lagi jika kita menggunakan alat perekam yang terpisah dari DSLR, karena kita bisa lebih mengatur mereka ketimbang mic internal DSLR yang tempatnya tidak bisa di ubah, ketika angin datang mic tsb ga bisa di apa-apain. Beda kalo kita make, external mic seperti shotgun Mic atau yang bentuk lavalier.

Rekam suara dengan level yang tepat, soalnya kalo kita ngerekam suara yang terlalu kencang atau dengan level tinggi,  bisa jadi distorsi. Trus kalo kekecilan, bisa bisa yang kedengeran Cuma huruf S doing atau his. Dan pastikan kita merekam suara tu seperti kita merekam gambar, jadi kalo scene berisi tentang dialog, walau ambilanya gambarnya tidak close up pastikan micropon anda merekam pembicaraan mereka denganbaik. Mungkin kamera anda bisa mengambil secara close up, atau yang lainya.

Dengarkan suara set sekitar sebelum dan saat shoting, jadi sebelum shooting minta crew anda untuk diam dan dengarkan suara set tersebut. Kemudian saat shoot tetap dengarkan melalui microphone bagaimana keadaan suara di set sekitar.Nah kalo ada distraction/ gangguan ataupun noise, coba jauhkan alat perekam suara kita dari sana jika memungkinkan.

Gunakan wind gag jika keadaan set berangin, wind gag yang bagus tu yang ada bunya di bagian luar kulitnya. Karena jika ga make Wind Gag, suara angin yang nabrak mica tau body dslr bisa ngancurin rekaman kita. Kita juga bisa menggunakan suara untuk mempermudah flow pekerjaan editing kita, bayangin ketika editing semua suara ble,eh, trus kita ganti semua suara atau di edit agar lebih baik. Apakah itu sulit dan memakan waktu panjang?? Pastinya ga mudah.

Atur sound level saat kita edit, kadang suara yang kita rekam naik turun levelnya. Kita bisa make soundtrack untuk penyamaran atau mengatur level audio yang ada satu persatu. Dan kalo make soundtrack atau musik, jangan asal pake ya guys. Pastikan urusan hak ciptanya udah kelar, di urus dulu hak ciptanya hingga lahir hitam di atas putih jika bisa, karena ga semua musik bisa kita pake karena ada yang ga di kasih ijin. Kemudian alat untuk merekam ada bermacam jenis, ada shotgun mic, ada lavalier, dan juga hend held.

Dan ini referensi mic yang oke yang bisa di gunakan, dan masih bisa di dapatkan di Indonesia:

  • Rode Videomic Pro (shotgun)
  • Senheisser MKE400 (Shotgun)
  • Azden SMX – 10 (Shotgun)
  • Rode Videomic stereo (shotgun)
  • Tascam DR07 MKII Lavalier)
  • Zoom SSH6 (Lavalier)
Untuk peralatan lain silahkan cek disini 

Senin, 23 November 2015

Bingung milih DSLR untuk membuat video? Ini jawabanya!




Guys, sebenarnya MD lagi pengen pindah kamera ni, karena merasa D5100 sudah mulai menurun kemampuanya. So, MD udah beberapa kali mencari-cari calon kamera DSLR pengganti D5100, karena sekarang  MD membuat blog dengan tema mebuat video maka ini hasil riset saya curahkan disini untuk anda. Berikut beberapa referensi tentang kamera yang MD dapet, mulai dari kelas amatur sampe kelas pro buat merekam video.



Untuk Brand Canon, Ada banyak tipe kamera yang bisa anda pilih untuk membuat film. Mereka juga menyediakan kamera special untuk kelas professional, tapi karena blog ini membahas tentang cara menjadi professional. Maka berikut beberapa tipe yang bisa anda pilih:
  • C100 (Full Frame)
  • EOS 5D mk II (Full Frame)
  • EOS 6D (Full Frame)
  • EOS 7D mk II
  • EOS 700D / EOS Rebel T5i
Kemudian untuk brand Nikon, ada beberapa pilihan juga yang berhasil MD dapatkan. Sebagai berikut :
  • D810 (Full Frame)
  • D750 (Full Frame)
  • D610 (Full Frame)
  • D5300
  • D7200
  • D3300
Untuk Panasonic, sony,  dan Pentax juga ada bro n sis, tapi jujur saya blum pernah bertemu dengan mereka apalagi menjamah. Sebagai Berikut:
  • Sony RX 10
  • Sony A7S
  • Panasonic Lumix GH 4
  • Pentax K - 1
  • Pentax K - 3
  • Black Magic Pocket Cinecam

Oke that’s it. Udah ga bingung kan? Masih bingung milih yang mana? Hmmmh. Oke ini saran dari MD, kalau anda masih bingung maka coba cek harga tiap kamera cari beberapa pilihan yang mendekati dengan budget anda. Kemudian cek lagi setiap spesifikasi kamera tersebut, pilih kamera yang memiliki spesifikasi sesuai dengan kebutuhan dan budget anda. Gitu guys, anyway kalau masih pingin nanya atau sharing bisa share email kalian di kolom bawah ya.