Nglamun sambil bawa catetan! (Perencanaan)
Pada
bagian ini, kita bicara tentang pengerjaan ide untuk pembuatan film kita dan
gimana kita bisa menceritakan cerita kita di dalam film itu. Kita harus punya
ide atau cerita, yang kita sendiri harus yakin bahwa ide atau cerita itu
simpel. Mudahnya coba tulis ide itu, biar apa yang kita pikirin ga hilang
begitu saja. Tapi kalo di tulis bisa puanjang, dan ujung-ujungnya hilang arah
di tengah tengah cerita! Oke saran saya tetapkan dulu ide simpelnya pada sebuah
tulisan dengan total sekitar 50 kata, setelah itu baru di kembangkan.
Selesai
nulis dan ngembangin, baru kita pikirin gimana cara memvideokan ide itu. Banyak
cara untuk ngelakuin hal itu, salah satu cara yang sering saya gunakan adalah
dengan maping (pemetaan). Kita bisa menulis semua bagian penting yang
akan membantu pembuatan video untuk film kita, sebagai langkah lanjutan. Cara
ini memakan waktu banyak tergantung dari panjang cerita serta kerumitan dalam
film kita.
Kita
juga bisa menulis treatment (perlakuan), sebagai penjelasan secara detil
ceritanya dan bagaimana pengambilan video agar sesuai dengan ide kita. Kemudian
jika dalam film kita ada aktor yang melakukan adegan dialog, maka kita juga
harus menyiapkan script (naskah) dialognya dengan jelas.
Kalau
scene yang kita rencanakan cukup complex, maka ga ada salahnya jika kita
nyiapin storyboard (papan cerita). Ini bakal membantu kita dalam
menentukan cara, gimana mem-filmkan cerita serta ide kita ke dalam video yang
akandi edit. Lakukan survei di awal, survey
membantu kita agar bisa mendapatkan semua info yang kita perlukan untuk
pengambilan video/shooting, sehingga kita memiliki waktu untuk mempersiapkanya.
Biasanya survey yang di lakukan adalah:
- · Kunjungi set yang ingin di gunakan.
- · Pastikan perizinan untuk shot disana.
- · Periksa pencahayaan disana.
- · Periksa kondisi set tersebut, bagaimana keadaan dan kebisinganya.
- · Pastikan juga penataan area shoot, pastikan ada tempat untuk seluruh kamera dan perkakas.
- · Kita juga bisa menggambar tempat tersebut untuk memudahkan penempatan peralatan kita.
Setelah
survey, kita bisa menyiapkan gear untuk shooting mulai dari kamera hingga
peralatan pendukungnya, gunakan ceklis biar aman. Kemudian kita pastikan lagi
perizinan untuk set/ area yang kita pakai, serta perjanjian dengan talent yang
menjadi actor. Biar aman pake hitam di atas putih, walaupun itu projek bersama
ataupun projek pertemanan. Ini sih biasanya yang MD lakukan sebelum membuat
film, dan dulu cara ini juga MD dapet setelah browsing di sini. Intinya sih persiapkan rencana pembuatan film anda dengan
baik, maka niscaya kerapian dan kemudahan akan anda temui. Bagaimana menurut anda menarik kan? Kalo
menarik mari kita lanjut ke langkah yang lebih penting lagi di sini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar