Kita perlu membuat kamera siap untuk terus bergerak
secara smooth atau halus. Walaupun kita sudah bisa menahan kamera agar bergerak
halus, dan walau kita selalu mengambil gambar dengan wide angle. Kita tetap
perlu yang namanya tripod atau monopod, untuk fungsi seriusnya lihat ini:
· Quick release plate, dengan cepat
melepaskan atau memasang kamera pada tripod atau monopod.· Fluid head, untuk pergerakan yang halus.
· Bowl head, untuk membantu mendapatkan level dengan cepat.
·
Note : Perhatikan tingginya, tripod murah biasanya
tingginya tidak mencapai level mata kita. Tripod professional biasanya berbahan
aluminium atau karbon fiber: aluminium lebih murah dan kokoh, kalo karbon
biasanya bisa lebih panjang dan ringan.
Monopod adalah pilihan lain, monopod lebih cepat di
setup, dang a banyak makan tempat, walau ya pastinya kudu dipegangin ga bisa
mandiri. Monopod berguna lo di beberapa situasi, tapi bukan di situasi dimana
kita perlu mengganti lensa dengan satu tangan.
Biar lebih
menyatu dan natural kita bisa lo nerbangin kamera kita di atas sabiliser.
Profesional steadycam pasti mahal banget, tapi kita bisa dapetin yang lebih
terjangkau untuk model yang yng lebih jadul dan merek yang tidak ternama. Tapi steadycam ini susah susah gampang, kaya
naik sepeda, kita hrus sering sering make baru tau.
Trus kalo yang
pake camcorder kecil atau smartphone, sekarang ada yangbaru yaitu electronic
gimbal stabilizer yang make gyroscope sama sama motor yang bikin lebih enak
lagi melayangnya. Semakin mahal semakin bagus dan otomatis, semakin murah
semakin rapuh qualitasnya, dan berkurang otomatisnya jadi kudu di setup dulu.
Nah ada lagi yang namanya slider buat tracking shoot,
jadi seolah olah shotnya kaya geser alus banget bukan panning ya. Sama crane
shots, itu pake jib sistem. Sama kalo yang mahal bakal bagus dan tinggi trus
kalo murah ya taulah. Nah crane shots sekarang banyak yang make drone.
Kemudian referensi alat lainnya silahkan ke sini
Kemudian referensi alat lainnya silahkan ke sini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar